Gigi sakit dan berlubang disebabkan karena bertumpuknya makanan di gigi dalam waktu yang lama. Sehingga menimbulkan karang gigi dan mengundang kuman-kuman untuk melakukan pengrusakan.
Menurut drg Helen kuman-kuman ini mulai merusak email gigi sedikit demi sedikit karena karang gigi yang sudah membusuk. Jika kuman-kuman ini hanya merusak email gigi tidak akan berpengaruh pada kerusakan gigi dan bisa diatasi dengan rajin menggosok gigi setiap hari.
Seandainya kuman-kuman tersebut telah memasuki dentin gigi. Dari sini lah proses awal perusakan gigi. Jika proses pengrusakan ini tidak cepat diatasi, gigi geraham anda tidak bisa dipakai lagi.
Untuk mencegah terjadinya pengrusakan lebih lanjut, gigi geraham anda mula-mula dibersihkan dahulu dengan menggosok gigi dan berkumur-kumur dengan penyegar mulut agar kuman- kuman yang menempel di gigi tersebut hilang. Kemudian lakukan penambalan untuk mencegah masuknya kuman baru.” Jika tidak ditambal, proses pengrusakan gigi oleh kuman lebih cepat,”ucapnya.
Jika tidak dicegah dengan cepat proses pengrusakan gigi akan terus berlanjut sampai ke syaraf gigi. Proses pengrusakan gigi pada tahap ini dapat mengkibatkan rusaknya saraf-saraf lain seperti jantung, otak, hati bahkan bisa merusaka semua organ tubuh jika tidak dicegah sedini mungkin. Sebab kuman tersebut masuk melalui pembuluh darah pada syaraf gigi dan menyebar ke syaraf-syaraf lainnya
Jalan satu-satunya proses pengrusakan ini yakni dengan mencabut gigi yang telah rusak tersebut. karena mahkota atau urat untuk menahan gigi tersebut tidak ada lagi. ” Namun pada saat sakit kita tidak boleh mencabutnya karena dapat merusak syaraf gigi. Beri obat rasa hilang dahulu dan di jedakan selama beberpa hari,”ungkapnya.
Sebelum terjadinya kerusakan-kerusakan gigi yang fatal seperti diatas, drg Helen menyarankan pada setiap orang agar menggosok gigi secara teratur setiap hari. Menggosok gigi ini disarankan tiga kali dalam sehari, yakni setelah makan dan sebelum tidur.
“Kebanyakan orang saat mandi dan sebelum makan menggosok gigi. Kebiasaaan seperti ini salah. Sebab rusaknya gigi karena tinggalnya sisa-sisa makanan pada gigi sehingga menimbulkan karang gigi,” ucap maneger Klinik Kesiana ini.
Dilanjutkannya, selain menggosok gigi tiga kali sehari, pola menggosok gigi pun harus diperhatikan. Sebab jika proses menggosok gigi ini tidak teratur, menyebabkan masih tinggalnya sisa-sisa makanan di gigi.
” Untuk sikat gigi sendiri, jangan sekali-kali memakai sikat gigi yang sudah kasar sebab dapat merusak gusi. Sebaiknya pakailah sikat gigi yang lembut, sehingga kuman yang menempel di gigi hilang dan tidak merusak gusi,” ujarnya.