Obati Sedini Mungkin

Lena Zaikarti tampak meringis kesakitan sambil memegang pipi sebelah kanannya di Klinik Esiana yang terletak di Jalan Hasanudin Pekanbaru. Setelah ia berkonsultasi dengan dokter Helen di klinik tersebut, ternyata pada gigi geraham sebelah kanan telah rusak.

Saat di ruang klinik, sang dokter tidak mencabut giginya, namun memberikan obat penghilang rasa sakit. Stelah di obati, Lena tidak lagi tampak meringis . Diceritakannya, sebelumnya ia tidak menghiraukan sakit gigi yang ia rasakan. Sebab ia hanya merasakan ngilu biasa. “Awalnya rasa sakit yang saya rasakan, hanya ngilu biasa saja. Jadi saya tidak menghiraukannya. karena tak lama setelah saya memakan obat sakit gigi, rasa sakitnya hilang,”ucapnya.

Namun, beberapa bulan kemudian ia pun merasakan sakit kembali pada gigi gerahamnya. Sakit yang ia rasakan untuk kedua kalinya ini lebih parah daripada sakit gigi pertama.”Rasa sakit gigi yang saya rasakan waktu itu sampai setengah hari,”ungkapnya.

Kemudian, ia pun mencoba berobat ke dukun kampung. Oleh dukun tersebut, lena diberikan obat kampung untuk menghilangkan rasa sakit. Akan tetapi obat itu hanya menghilangkan rasa sakit gigi Lena selama beberapa minggu.

“Sakit gigi yang saya rasakan tadi adalah puncaknya. Sakitnya di barengi sakit kepala dan jantung. Badan saya terasa lemas sekali menahan rasa sakitnya. Makanya saya cepat-cepat datang ke klinik ini untuk mencabut gigi saya, agar rasa sakit yang saya derita bisa hilang. Dan Alhamdulillah rasa sakit itu telah hilang,”Ungkap Mahasiswa Jurusan Hukum UIR ini.

Dikatakannya, penyebab ia merasakan sakit gigi tersebut karena malas menggosok gigi dan sering memakan makanan yang manis-manis, seperti coklat, permen, es krim dan makanan lainnya.

“Mulai saat ini saya akan rajin menggosok gigi dan mengurangi makan yang manis-manis. Saya Juga akan terus berkonsutasi dengan dokter perihal penyakit gigi saya ini. Agar suatu hari nanti tidak ada lagi gigi yang lain,” tuturnya.

Tidak hanya Lena mengalami sakit gigi yang begitu menderitakan tubuhnya. Marni Umar juga pernah mengalami sakit gigi yang begitu menyakitkan. Dikatakannya, sakit yang paling kuat dirasakannya sewaktu giginya sudah mau goyah.

“Rasa sakitnya sampai ke kepalan saya,nyut-nyutan gitu. Waktu itu, saya sebenarnya mau mencabut gigi sendiri, namun karena bapak mengatakan kalau di cabut sendiri rasa sakitnya bertamabh parah. Akhirnya saya minta pada dokter gigi untuk mencabut gigi saya yang rusak itu. Jadi sampai sekarang gigi geraham sebelah kanan saya sudah berkurang satu,”ucap siswa SMU 9 Pekanbaru ini.

Menurut drg Helen, sakit gigi disebabkan karena adanya kuman yang masuk ke dalam karang- karang gigi sehingga merusak jaringan-jaringan yang ada didalam gigi tersebut. Jika sudah akut, penyakit ini bisa merusak Syaraf, Jantung dan organ tubuh lainnya.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.